saya bersyukur bisa menjadi diri sendiri sebegaimana diri saya yang sekarang. Terimakasih tuhan telah menjadikan saya seperti sekarang ini, terimakasih segala pemberian yang engkau berikan padaku. Namun jujur kadang-kadang mungkin saya adalah manusia biasa juga selalu merasa kekurangan, kadang ada saatnya saya dengan merasa tidak bersalah menyalahkan tuhan dalam hati saya. Membaut saya berfikir, apa yang harus saya salahkan ketika tuhan memberikan saya nafas dan jika dia mengambil nafas ini, apa saya bisa berbuat sesuatu?
Maafkan hamba-Mu ini Tuhan, karena hamba-Mu ini adalah hamba yang bodoh. Tunjukilah hamba-Mu ini jalan-Mu, sehingga bisa menggapai ridha-Mu.
Kadang-kadang saya sering bertanya kepada diri saya, apa sih tujuan kita hidup? Setelah berfikir beberapa lama, saya menemukan jaawaban itu, dan saya yakin akan jawaban itu, menurut saya tujuan hidup ini adalah kebahagiaan. Yaitu bahagia dunia akhirat. Saya pernah mengatakan hal ini kepada teman saya, dia tidak setuju dengan apa yang saya katakan. Dia menyangkal pendapat saya dengan firman tuhan yang ada di dalam kitab suci al-Qur’an. Dia mengatakan “tujuan kita hidup ini adalah untuk mendapat leridhaan Allah semata” dia mengatakan “ wama khalaqtu al-jinni wa al-insani illa liya’buduun ( Allah tidaklah menciptakan manusia kecuali untuk menyembah-Nya), bukannya menyembah tuhan untuk mendapatkan ridho-Nya?”. Dan sayapun menjawabnya, dengan “dimana letak keadilan tuhan bagi sesorang yang mendapatkan ridho-Nya, namun
Tuhan memasukkannya kedalam api nerakanya dan menyiksanya?” dia langsung terdiam.
Sayapun berkesimpulan bahwa, apapun yang kita lukan hidup di dunia ini adalah untuk kebahagiaan, entah untukk kebahagiaan di dunia ini ataupun kebahagiaan di akhirat kelak. Sampai ada yang rela mengorbankan kebahagian dan hidup dalam kesusahan hanya untuk mendapat kebahagiaan.
Namun teman-teman sekalian, yang perlu di ingat adalah untuk mendapatkan kebahagiaan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, di dalam kita mengusahakannya, pasti kita di minta untuk, bersusah-susah dalam berusaha mendapatkannya, berkorban demi kebahagiaan yang akan kita capai, dan mengetahui bagai mana kita bisa mendapatkannya. Jadi dalam mendapatkan kebahagiaan itu, ada beberapa hal yang harus kita miliki yaitu : keinginan yang kuat, pengorbanan yang sebanding dengan pencapaian yang kita inginkan serta ilmu yang mumpuni.