Hal
yang terpenting dalam hidup ini adalah bagaimana kita bisa bertanya terhadap
didri sendiri dan menjawab dengan diri kita sendiri pula. Karena setiap
pertanyaan yang kita miliki terdapat juga jawaban yang ada dalam diri kita
juga. Namun apakah kita ingin berfikir tentang jawaban itu lebih jauh lagi?
Kita
sangat jarang bertanya kepada diri kita di saat kita mendapatkan masalah,
factor utamanya adalah kita tidak mengenal diri kita sendiri. Padahal segal
masalah yang kita alami oeh tuhan kita di berikan kemampuan untuk
menyelesaikannya juga. Pernah kita berfikir tentang itu?
Jika
sekarang anda berada dalam masalah yang menurut anda, anda tidak ampu untuk
menyelesaikannya, mulaillah bertaanya pada diri anda, mulailah mengenali diri
anda. anda mempunyai potensi yang diciptakan tuhan dalam dirir anda. hiduplah
denga serius, berfikirlah dengan sungguh-sungguh. Ingatlah ! bahwa tuhan tiadak
akan membebani orang di atas kemampuannya.
Tanpa
ada keseriusan dalam diri kita mungkin bisa saja menjatuhkan diri kita. Kiata
jarang sekali inginberfirkir tentang diri kita, hanya mengandalkan orang lain
dan menyalahkan tuhan. Yang seharusnya dilakukan adalah, kita mengandalkan
tuhan dan menyalahkan diri kita. Bagaimana cara mngandalkan tuhan dan
menyalahkan diri kita?
Cara
menyalahkan diri kita, dengan banyak berfikir dan dan bertanaya pada diri kita
apa yang telah kita lakukan, apa yang sedang kita laukukan dan apa yang harus
kita lakukan. Kejadian yang telah kita
lakukan jika itu salah, bagaimana kita bisa menyesalinya dan belajar darinya.
Karena setiap apapun itu pasti ada kekurangannya, dan terhadap kekurangan itu,
kita bisa mengetahui kekurangnan itu dan melengkapi, sehingga meminimalisir
kekurangan itu. Selanjutnya adalah bagaimana kita bisa menanyakan apa yang sedang
kita lakukan. Apakah yangkita lakukan sekarang bisa menyelesaikan masalah yang
kita hadapi, apakah kita bisa belajar dari kejadian sebelumnya, atau belajar
dari apa yang kita lakuakn sebelumnya?. Jika itu yang terbaik untuk kita maka
lakukanlah, tapi jika itu tak ada gunanya apalagi lebih buruk dari itu, maka
segeralah beralih kepada hal yang lebih baik. Selanjutnya terhadap pertanyaan
apa yang akan kita lakukan. Mulailah untuk berfikir jernih. Apa yang harus akan
lakukan menetukan masalah itu bisa terselesaikan atau tidak, anda harus membuat
setrategi dengan mengatur sebaik mungkin. Berfirkilah cara menyelesaikan
masalah tanpa menimbulkan masalah. Mungkin itu tidak menimbulkan masalalh tapi
kadang-akdang itu bisa menimbulkan korban, dan korban yang pailing baik untuk
itu adalah diri kita sendiri. Namun biarlah kita menjadi korban, karena itu
adalah akibat dari apa yang telah kita lakukan. Ingatlah bahwa hokum karma itu
pasti.
Selanjutnya,
cara kita mengandalkan tuhan, pertama-tama yang kita sebaiknya kita lakukan
dalam mengandalkan tuhan adalah, kita harus melakukan apa yang diperintahkan
oleh-Nya. Karena tuhan mempunya solusi atas apa yang kita alami. Tuhan
memerintahkan kita dalam hidup ini, dengan berikhtiar ( bekerja keras tanpa
kenal lelah untuk bagaimana menyelesaikan masalah tersbut), berdo’a (meminta
pertolongan tuhan, agar tuhan menunjukka kita jalan dan cara untuk bagaimana
bisa menyelesaikan masalah itu sendiri), bertawakkal (meyerahkan diri kita, apa
yang kita lakukan, ada apa yang terjadi kepada tuhan, tanpa menyalahkan-Nya dan
menghindar dari-Nya). Dan berfikir juga adalah salah satu perintah tuhan, kita
seyogyanya berfikir bagaimana kita bisa
mengenali potensi diri kita, bahwa kita bisa menyelesaikan masalah ini dengan
bantun-Nya.
Mungkin
Cuma cilan-kata-kata ini yang saya bisa bantu kepada teman-teman, mudah-mudahan
bisa bermanfaat. Kalau ada yang bisa diambil sebagai pejaran, Alhamdulillah,
tapi kalau di antara temen-temen ada yang kurang setuju, saya mohon maaf.