My Problem is...

Hal yang terpenting dalam hidup ini adalah bagaimana kita bisa bertanya terhadap didri sendiri dan menjawab dengan diri kita sendiri pula. Karena setiap pertanyaan yang kita miliki terdapat juga jawaban yang ada dalam diri kita juga. Namun apakah kita ingin berfikir tentang jawaban itu lebih jauh lagi?
Kita sangat jarang bertanya kepada diri kita di saat kita mendapatkan masalah, factor utamanya adalah kita tidak mengenal diri kita sendiri. Padahal segal masalah yang kita alami oeh tuhan kita di berikan kemampuan untuk menyelesaikannya juga. Pernah kita berfikir tentang itu?
Jika sekarang anda berada dalam masalah yang menurut anda, anda tidak ampu untuk menyelesaikannya, mulaillah bertaanya pada diri anda, mulailah mengenali diri anda. anda mempunyai potensi yang diciptakan tuhan dalam dirir anda. hiduplah denga serius, berfikirlah dengan sungguh-sungguh. Ingatlah ! bahwa tuhan tiadak akan membebani orang di atas kemampuannya.
Tanpa ada keseriusan dalam diri kita mungkin bisa saja menjatuhkan diri kita. Kiata jarang sekali inginberfirkir tentang diri kita, hanya mengandalkan orang lain dan menyalahkan tuhan. Yang seharusnya dilakukan adalah, kita mengandalkan tuhan dan menyalahkan diri kita. Bagaimana cara mngandalkan tuhan dan menyalahkan diri kita?
Cara menyalahkan diri kita, dengan banyak berfikir dan dan bertanaya pada diri kita apa yang telah kita lakukan, apa yang sedang kita laukukan dan apa yang harus kita lakukan.  Kejadian yang telah kita lakukan jika itu salah, bagaimana kita bisa menyesalinya dan belajar darinya. Karena setiap apapun itu pasti ada kekurangannya, dan terhadap kekurangan itu, kita bisa mengetahui kekurangnan itu dan melengkapi, sehingga meminimalisir kekurangan itu. Selanjutnya adalah bagaimana kita bisa menanyakan apa yang sedang kita lakukan. Apakah yangkita lakukan sekarang bisa menyelesaikan masalah yang kita hadapi, apakah kita bisa belajar dari kejadian sebelumnya, atau belajar dari apa yang kita lakuakn sebelumnya?. Jika itu yang terbaik untuk kita maka lakukanlah, tapi jika itu tak ada gunanya apalagi lebih buruk dari itu, maka segeralah beralih kepada hal yang lebih baik. Selanjutnya terhadap pertanyaan apa yang akan kita lakukan. Mulailah untuk berfikir jernih. Apa yang harus akan lakukan menetukan masalah itu bisa terselesaikan atau tidak, anda harus membuat setrategi dengan mengatur sebaik mungkin. Berfirkilah cara menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah. Mungkin itu tidak menimbulkan masalalh tapi kadang-akdang itu bisa menimbulkan korban, dan korban yang pailing baik untuk itu adalah diri kita sendiri. Namun biarlah kita menjadi korban, karena itu adalah akibat dari apa yang telah kita lakukan. Ingatlah bahwa hokum karma itu pasti.
Selanjutnya, cara kita mengandalkan tuhan, pertama-tama yang kita sebaiknya kita lakukan dalam mengandalkan tuhan adalah, kita harus melakukan apa yang diperintahkan oleh-Nya. Karena tuhan mempunya solusi atas apa yang kita alami. Tuhan memerintahkan kita dalam hidup ini, dengan berikhtiar ( bekerja keras tanpa kenal lelah untuk bagaimana menyelesaikan masalah tersbut), berdo’a (meminta pertolongan tuhan, agar tuhan menunjukka kita jalan dan cara untuk bagaimana bisa menyelesaikan masalah itu sendiri), bertawakkal (meyerahkan diri kita, apa yang kita lakukan, ada apa yang terjadi kepada tuhan, tanpa menyalahkan-Nya dan menghindar dari-Nya). Dan berfikir juga adalah salah satu perintah tuhan, kita seyogyanya berfikir  bagaimana kita bisa mengenali potensi diri kita, bahwa kita bisa menyelesaikan masalah ini dengan bantun-Nya.

Mungkin Cuma cilan-kata-kata ini yang saya bisa bantu kepada teman-teman, mudah-mudahan bisa bermanfaat. Kalau ada yang bisa diambil sebagai pejaran, Alhamdulillah, tapi kalau di antara temen-temen ada yang kurang setuju, saya mohon maaf.